hadisetyono

Posts Tagged ‘pemilu 2009’

Lima Pesan SBY untuk Presiden Berikutnya

In indonesia emas, pemilu 2009 on June 1, 2009 at 8:07 am

Lima Pesan SBY untuk Presiden Berikutnya

Dimasa akhir jabatannya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan lima pesan kepada presiden terpilih hasil Pemilu 2009. Lima pesan itu harus dilaksanakan untuk membawa Indonesia sejahtera.

“Pertama, memperbaiki ekonomi nasional dan meningkatkan kesejahteraan rakyat terus ditingkatkan,” pesan SBY dalam sambutan ‘Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2009’ di Sasana Budaya Ganesha, ITB, Bandung, Selasa, 26 Mei 2009.

Kedua, pengelolaan tata pemerintahan harus dikelola dengan baik agar tercipta pemerintahan yang bersih dan efektif. Sebab, pemerintahan yang bersih merupakan salah satu pilar yang dapat memperkokoh bangsa.

Ketiga, demokrasi di Indonesia harus terus berkembang dan membawa manfaat. “Keempat, hukum juga harus ditegakkan sehingga Indonesia bebas dari korupsi,” terang SBY.

Yudhoyono juga menambahkan, pembangunan yang merata juga menjadi instrumen penting bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia. “Harus adil dan merata,” tegasnya.

Selain berpesan lima pilar untuk bangsa Indonesia, Yudhoyono dalam abad 21 ini mengingatkan agar terus bekerja keras dan terus menngkatkan tiga pilar bangsa yang lainnya yakni mandiri, mampu berdaya saing, dan unggul dalam peradaban.

Advertisements

JK Bercerai dengan SBY

In kitab musasar jayabaya, pemilu 2009, Satria Piningit, Satrio Pinandito, uga siliwangi on March 12, 2009 at 7:59 am
SBY JK Pisah (Cerai)

SBY JK Pisah (Cerai)

Lembaga kajian seperti CSIS, LP3ES, P2P LIPI dan Puskapol Fisip UI dalam hasil survey yang dilakukannya masih menempatkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang lebih unggul dibanding Capres lainnya. Bahkan jauh melebih Megawati sebagai saingan terbesarnya dengan perolehan suara SBY yaitu 46% dan Megawati memperoleh suara 31%.

Pengamat Politik LIPI, Syamsudin Haris menyatakan meskipun SBY dipasangkan dengan calon wakil presiden manapun, SBY masih tetap unggul.

Selain itu, ia menuturkan bahwa sangat dilematis jika SBY harus berpisah dengan Jusuf Kalla (JK). Karena ia menilai penerimaan masyarakat terhadap JK lebih kecil dibandingkan dengan Capres lainnya.

Menurutnya Syamsudin, peluang JK tidak signifikan jika berpisah dengan SBY dan mencapreskan diri. Begitu pula jika JK berdampingan dengan Hidayat Nurwahid tidak akan memperoleh suara yang maksimal.