hadisetyono

Pemulung yang Berkurban Diongkosi Naik Haji

In indonesia emas on November 16, 2012 at 9:10 am

Mak Yati
Pemulung yang Berkurban Diongkosi Naik Haji
“Saya tersentuh dengan kisahnya”
Jum’at, 16 November 2012, 06:20 Arfi Bambani Amri, Tasha Prajna
Mak Yati, pemulung pemberi korban
Mak Yati, pemulung pemberi korban (tvOne)
BERITA TERKAIT
Golkar Usul Moratorium Pendaftaran Haji

Sujud Syukur Warnai Kembalinya Jemaah Haji di Bandara Juanda
Jatuh Bangun Pemulung Beli 2 Kambing Kurban
Cara Mengerjakan Haji Qiran
VIDEO: Yati, Pemulung Yang Berkurban 2 Kambing

Follow @vivanews

VIVAnews – Anda pasti masih ingat dengan Mak Yati dan suaminya, Maman, yang membeli hewan kurban berupa dua ekor kambing saat Idul Adha lalu dengan tabungan pribadi yang mereka kumpulkan selama tiga tahun. Pasangan yang sehari-hari bekerja sebagai pemulung tersebut direncanakan akan menunaikan ibadah haji.

Adalah Reiner Daulay yang menjadi koordinator pengumpulan sumbangan untuk Mak Yati dan Maman. Reiner mengungkapkan, niat memberangkatkan haji Mak Yati dan suami langsung tercetus tak lama setelah mengetahui kisah Mak Yati. Setelah memastikan kisah tersebut benar adanya, ia langsung mengajak teman-temannya untuk membantu Mak Yati berangkat naik haji.

“Saya tersentuh dengan kisahnya apalagi dengan kondisi kehidupannya yang sulit. Selama tiga tahun menabung untuk membeli hewan kurban padahal untuk makan sehari-hari saja sudah sulit,” katanya saat dihubungi VIVAnews, Kamis 15 November 2012. Kisahnya bisa disimak di Jatuh Bangun Pemulung Beli 2 Kambing Kurban.

Reiner mengatakan bahwa ia hanya ingin membantu Mak Yati yang bercita-cita untuk menginjakkan kaki di tanah suci. “Dengan pengorbanannya yang luar biasa, saya rasa pantas jika Mak Yati diberi kesempatan untuk mencapai cita-citanya tersebut,” katanya.

Namun ketika ditanya kapan mak Yati dan sang suami akan berangkat ke tanah suci, Reiner belum dapat memastikan karena belum mendapat jawaban dari Mak Yati. Saat dihubungi VIVAnews, Reiner mengatakan sedang dalam perjalanan ke rumah Mak Yati. “Saya belum tahu, tapi kalau Mak Yati mau dan tidak ada halangan, ia bersama suami akan kami berangkatkan tahun depan,” ujarnya. (eh)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: