hadisetyono

Tujuh Yayasan Soeharto

In GlobalVillage, indonesia emas, kitab musasar jayabaya, pemilu 2009, Pemuda Bani Tamim, religius, Satria Piningit, Satrio Pinandito, Siapakah Imam Mahdi, uga siliwangi on May 26, 2010 at 3:21 am

http://www.indopos.co.id/index.php?act=detail&id=6784

Sabtu, 13 Mei 2006,

Tujuh Yayasan Soeharto

Dakwaan terhadap mantan Presiden Soeharto yakni penyalahgunaan sejumlah yayasan
yang dikelolanya selama berkuasa. Inilah yayasan yang dipersoalkan oleh Jaksa
Penuntut Umum Muchtar Arifin saat persidangan tahun 2000 yang tak bisa dihadiri
Soeharto itu.

1. Yayasan Supersemar:

Yayasan yang bergerak di bidang pendidikan ini beraset Rp 1,2 triliun. Dana
dihimpun dari sumbangan 2,5 persen laba bersih delapan bank negara, termasuk
BI. Diduga, sebagian dananya digunakan untuk bisnis kroni Soeharto.

2. Yayasan Dana Sejahtera Mandiri/YDSM:

Soeharto menerbitkan Keppres No 90/1995 dan No 92/1996 yang mewajibkan wajib
pajak berpenghasilan Rp 100 juta ke atas menyetor 2 persen ke YDSM. YDSM
dibentuk untuk membantu keluarga miskin. Dari Rp 768 miliar kekayaan yayasan,
diduga yang dikeluarkan untuk tujuan sebenarnya hanya 18,5 persen.

3. Yayasan Trikora:

Selaku ketua yayasan, Soeharto pada 19 Mei 1995 dan 22 Maret 1996
mengalokasikan dana yayasan Rp 7,065 miliar kepada Yayasan Purna Bhakti Pertiwi
(YPBP) untuk pembangunan dan pengelolaan museum di TMII. Padahal, Yayasan
Trikora dibentuk untuk menyantuni anak tentara korban pembebasan Irian Barat.

4. Yayasan Dharmais

Yayasan ini bergerak di bidang kesehatan. Sejumlah dana diduga dipinjam oleh
beberapa kroni Soeharto.

5. Yayasan Dana Abadi Karya Bakti (Dakab).

Soeharto memerintah delapan BUMN sektor perbankan agar menyetor pungutan wajib
bagi kepentingan operasi Golkar.

6. Yayasan Amal Bhakti Muslim Pancasila (ABMP)

Yayasan ini mengelola potongan gaji PNS dan ABRI yang bertujuan untuk membantu
umat Islam dalam pembangunan masjid. Diduga, ada penyimpangan dalam pembangunan
masjid.

7. Yayasan Dana Gotong Royong Kemanusiaan (YDGRK).

Alokasi dana yayasan oleh Soeharto diduga disalahgunakan, tidak sesuai dengan
misi yayasan. Yayasan ini dibentuk untuk membantu korban musibah banjir,
kebakaran, dan sebagainya yang memerlukan bantuan cepat.

Sementara itu, Ruhut Sitompul, pengacara Soeharto yang khusus menangani masalah
yayasan, menyatakan, pihaknya berkeberatan jika yayasan dan asetnya dikuasai
negara. Sebab, Bila itu dilakukan, sama saja telah memvonis Soeharto bersalah.

“Apa kesalahan fatal Pak Harto? Semua presiden mempunyai kelebihan dan
kelemahan masing-masing. Ingat pula jasa-jasa Pak Harto. Kasusnya harus segera
ditutup, jangan hanya diendapkan,” tegas Ruhut, seraya menjelaskan bahwa
dirinya adalah kuasa hukum masalah yayasan Soeharto. Sementara itu, Juan Felix
Tampubolon menangani kasus pidana orang nomor satu di Orde Baru tersebut.

Berkaitan dengan aset dan yayasan milik Soeharto, Ruhut berkali-kali
menyebutkan bahwa tidak ada masalah dengan hal itu. “Semuanya (yayasan-yayasan
yang kini dibidik negara, Red) merupakan hasil karya Pak Harto. Berapa masjid
yang dibangun Yayasan Amal Bhakti Muslim Pancasila? Semua data ada di saya.
Saya jamin tidak ada masalah. Semua berjalan baik. Kenapa harus ditarik ke
sana-sini (yayasan-yayasan tersebut, Red),” jelas pengacara yang juga sering
main di sinetron tersebut.

Ruhut juga menyatakan, banyak kegiatan sosial yang dilakukan keluarga Cendana.
“Dan, semuanya tepat sasaran,” imbuhnya.

Jadi, jika yayasan-yayasan itu harus diserahkan, berarti Soeharto bersalah.
“Padahal, belum ada keputusan hukum tetap mengenai masalah itu,” kilahnya.

Berkali-kali pula Ruhut menyatakan bahwa tidak ada satu pun yayasan maupun aset
yang merugikan negara. “Semuanya tidak ada pelanggaran. Semua aset dan kegiatan
berjalan baik. Ingat, Pak Harto adalah seorang tokoh penegak hukum,” lanjutnya.

Ketika ditanya mengenai pelanggaran HAM yang diduga pernah dilakukan Soeharto
saat menjabat, Ruhut membalasnya dengan nada tinggi. “Pelanggaran HAM apa? Sama
sekali tidak ada pelanggaran,” tukasnya.

Kondisi Soeharto

Di bagian lain, pascaoperasi pipa lambung (Kamis malam lalu, gara-gara lambung
penuh cairan dan udara yang membuat perut Soeharto membengkak, tim dokter
memasukkan pipa lambung untuk “mengempeskan” lambung Soeharto), kondisi
Soeharto belum benar-benar membaik. Kadar Hb-nya turun menjadi 8,1 persen.
Selain itu, mantan presiden yang berkuasa selama 32 tahun itu terus-menerus
diberikan obat pengencer darah.

Menurut Direktur RSPP Adji Soeprayitno, kondisi itu telah diperkirakan
sebelumnya. “Kondisi ini wajar terjadi setelah operasi pipa lambung tadi malam
(Kamis malam, Red),” ucapnya.

Kondisi kesehatan Soeharto itu diuraikan lagi oleh dr Djoko Rahardjo, ketua tim
dokter RSPP yang menangani Soeharto. “Penurunan Hb ini merupakan konsekuensi
logis dari tindakan operasi pipa lambung. Pemberian obat pengencer darah juga
terus kami lakukan. Ini merupakan efek yang telah kami pikirkan sebelumnya,”
lanjutnya.

Tindakan operasi pipa lambung dan obat pengencer darah itu dilakukan untuk
menghindari hal-hal yang lebih berbahaya, seperti stroke.

Berarti, sebelumnya ada gejala-gejala bakal terkena stroke? “Sebelumnya, Pak
Harto sering muntah-muntah dan buang air besar. Lambungnya membesar karena
banyak cairan dan udara di dalamnya. Untuk itu, kami terpaksa melakukan
operasi,” papar ahli urologi tersebut. Guna menghindari pembekuan darah di otak
pascaoperasi, dokter memberikan obat pengencer darah.

Djoko juga menyatakan bahwa untuk dua hari ke depan, Soeharto masih mengalami
masa kritis. “Namun, secara umum, kondisinya cukup baik. Hingga tadi sore
(kemarin sore, Red), kesadarannya masih tetap penuh, kok,” tandasnya. (ano)

[Non-text portions of this message have been removed]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: