hadisetyono

Posts Tagged ‘Ratu Adil’

SBY Pembuka Jalan Satrio Piningit

In GlobalVillage, indonesia emas, kitab musasar jayabaya, pemilu 2009, Pemuda Bani Tamim, religius, Satria Piningit, Satrio Pinandito, uga siliwangi on May 11, 2009 at 10:02 am

SBY Pembuka Jalan Satrio Piningit

Ramalan yang dicetuskan Prabu Joyoboyo maupun tokoh Ronggowarsito, sesungguhnya berujung pada satu hal. Yakni munculnya seorang tokoh atau ksatria yang akan membawa negeri ini mencapai masa kejayaan. Dialah yang disebut-sebut dengan satrio piningit. Ramalan kedua tokoh itu kerap menghangat ketika negeri ini mendekati proses suksesi kepemimpinan nasional.

Susilo Bambang Yudhoyono

Susilo Bambang Yudhoyono

Ini merupakan fenomena yang wajar karena bangsa ini tengah merindukan satu negeri yang adil makmur, gemah ripah loh jinawi, tata tentrem kerja raharja. Mengapa hal ini bisa terjadi? karena selama ini, sejak zaman kemerdekaan, Orde Lama, Orde Baru, hingga orde reformasi, apa yang disebut keadilan dan kesejahteraan rakyat itu masih jauh panggang daripada api. Bahkan sebaliknya, keadaan semakin mengarah kepada kesusahan dan kesengsaraan. Padahal sejak kemerdekaan 1945 silam, Indonesia sudah 6 kali ganti pemimpin.

Namun nyatanya, kemakmuran itu belum bisa juga diharapkan. Maka dalam kondisi yang demikian, wajarlah bila orang membuka-buka kembali kenangan masa silam. Termasuk kitab-kitab kuno yang berisi prediksi masa depan dari pujangga-pujangga di masa lalu. Prediksi atau ramalan para tokoh Joyoboyo dan Ronggowarsito kerap kali mendekati kebenaran. Oleh sebab itu, tidak salah jika menganggap ramalan itu berkait dengan zaman dan kondisi sekarang ini.

Hanya, bila mengamati sepak terjang tokoh-tokoh nasional yang tengah memperebutkan kursi presiden dan wakil presiden, rasa-rasanya tokoh seperti yang digambaran Joyoboyo dan Ronggowarsito sebagai satrio piningit itu belum ada atau belum muncul. Memang benar ada tokoh yang kepemimpinannnya menguat atau mengkristal seperti Susilo Bambang Yudhyoyono (SBY). Apakah SBY itu Satrio Piningit yang ditunggu-tunggu? Berdasarkan Jongko Joyoboyo, munculnya satrio piningit harus diawali dengan suasana yang tidak karu-karuan atau goro-goro. Memang ketika SBY memimpin, bencana dari malapetaka terus menerus mendera Nusantara. Namun SBY bukan tokoh yang dimaksud. Beliau barulah tokoh pengantar munculnya satrio piningit yang ditunggu-tunggu itu. SBY hanyalah orang yang membawa jalan bagi kemunculan ksatria yang bakal membawa negeri ini menuju zaman keemasan.

Satrio Piningit

Satrio Piningit

Ratu Adil Muncul dari Capres Independen

In indonesia emas, kitab musasar jayabaya, pemilu 2009, Pemuda Bani Tamim, religius, Satria Piningit, Satrio Pinandito, uga siliwangi on May 11, 2009 at 7:08 am
Ki Ronggowarsito

Ki Ronggowarsito

Ratu Adil Muncul dari Capres Independen

Dua ramalan populer sepanjang masa dari dua pujangga legendaris Nusantara , Joyoboyo dan Ronggowarsito sama-sama menyebut ratu adil akan muncul pada zaman kolosubo. Masyaraat tiada jenuh menunggu kedatangannya. Akankah muncul Ratu Adil pada musim pemilu tahun ini?

Jika melihat situasi bangsa ini, sulit rasanya mengharapkan sosok pemimpin seperti yang
dimaksud dalam ramalan Jangka Tanah Jawa Joyoboyo Ronggowarsito. Kesempurnaan
kebijaksanaanya, keadilan serta kemurnian hati dan niat Sang Ratu Adil atau Satrio Piningit yang bagaikan tunjung putih semune pudhak sinumpet, sungguh bertentangan dengan realitas zaman ini yang serba konsumtif, individualitstik dan serba materlialistik.

Bukankah ramalan Ratu adil menjadi terkesan mengada-ada. Tak lebih dari sebuah mitos atau harapan semu yang muncul dari keterhimpitan psikoogis? Artinya ramalan itu hanya
angan-angan. Halusinasi. Benarkah ? pandangan ini tentu teramat gegabah. Sebab, Jongko Joyoboyo ditulis juga dengan memasukkan faktor keterpurukan multidimensi yang disebut dengan Zaman Kolobendhu. Bahkan, Joyoboyo menggambarkannya secara lebih ekstrim.

Dikatakan dalam Jongko Joyoboyo, situasi serba kacau dan carut-marut itu sebagai wong agunge padha jail pamasa, tanpa papamarteng darsih, dhene datan ana wahyu kang sanyata. Artinya, para pemimpinnya berhati jahil, bicaranya ngawur, tidak ada yang bisa dipercaya, dan tidak ada wahyu yang sejati.

wayang kulit

Ratu Adil adalah Satrio Piningit

Joyoboyo mempertegas lagi dalam bait berikutnya, keh wahyuning eblis laknat kang temurun, apangling kang jalma, dumunuh kang sirna wiwirangra, yang berarti wahyu yang turun dari iblis dan sulit bagi kita untuk membedakan, dan para wanita banyak yang kehilangan rasa malu.

Joyoboyo lalu menyambung lagi dalam baitnya, bandhol tulus, mandhoso rinamu puguh, krep grahana surya, kalawan grahana sasi, jawah, lindhu gelap cleret warsam yang berarti alam pun banyak berpengaruh dengan banyaknya gerhana matahari dan bulan, hujan abu dan gempa bumi.

Kunci Logis

Ratu Adil atau Satrio Piningit adalah sosok pemimpin sejati. Kemunculannya jelas bukan
karena motivasi pribadi atau kelompok. Namun, murni karena niat menyelamatkan nasib rakyat. Ronggorwarsito pernah mengasumsi, berakhirnya zaman kolobendhu adalah ketika berakhirnya zaman penjajahan, 1945, sekarang, adakah momentum lain yang memungkinkan munculnya ratu adil?

Ki Gondho Ngalam

Ki Gondho Ngalam

Ki Gondho Ngalam, spiritualis Jawa di Jogjakarta yang ditemui mengatakan, kunci logis dari
ramalan munculnya Ratu Adila adalah terjadinya goro-goro atau gegeran besar. Artinya, Ratu Adil itu muncul setelah terjadi kekacauan luar biasa, yang merusak seluruh tatanan
kehidupan. Bukan hanya tatanan sosial-politik, tetapi juga tatanan alam raya ini.

Melihat realitas sekarang, Ki Gondho mewaspadai kemungkinan terjadinya goro-goro itu.
Pasalnya, hasil pemilihan legislatif kemarin menyimpan banyak masalah yang berpotensi
menimbulkan kekacauan. Namun demikian, Ki Gondho menegaskan, goro-goro sebagaimana yang dimaksudkan Jangka Jayabaya tidak hanya datang dari akibat polah tingkah laki manusia. Namun juga datang dari alam dalam berbagai bentuk bencana.

Lalu, tidak mungkinkah Ratu Adil muncul tanpa prahara ? Ki Gondho mengatakan, mungkin saja. Syaratnya orang biasa harus boleh menjagokan sebagai capres. “Orang biasa ini, artinya bukan orang partai” ujar Ki Gondho, seraya menambah, Ratu Adil itu adalah pemimpin sejati yang mampu berbuat adil secara seimbang. Jika ada niat dan perubahan sistem politik, demikian Ki Gondho, seseorang mungkin saja menjadi Ratu Adil. Perubahan sistem politik ini adalah perubahan yang memungkinkan calon independen ikut dalam kontes capres.

pertempuran antara kebaikan dan kejahatan

pertempuran antara kebaikan dan kejahatan

Berkait kekisruhan pileg yang berpotensi menimbulkan goro-goro, Ki Gondho mengatakan, saat ini kemungkinannnya belum terlihat. Sebab, partai pemenang pemilu kini sibuk berkoalisi, yang berarti sudah menerima hasi pilge. Namun sekali lagi, Ki Gondho tetap mengingatkan, berbagai ketimpangan selama proses pileg tetap akan menjadi bom waktu bagi siapa pun presiden terpilih nanti. Dalam kondisi demikian, sangat mungkin terjadi goro-goro. Bila diikuti dengan bencana alam besar, sangat mungkin Jongko Joyoboyo akan terbuki.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.